Paus Fransiskus Siapkan Surat Pengunduran Diri Sejak 2013: Kesehatan Jadi Alasan Utama

Aliefmedia, Vatikan – Paus Fransiskus ternyata telah menyiapkan surat pengunduran diri sejak awal masa jabatannya pada 2013. Surat tersebut dibuat sebagai langkah antisipatif jika kondisi

Redaksi

Aliefmedia, Vatikan – Paus Fransiskus ternyata telah menyiapkan surat pengunduran diri sejak awal masa jabatannya pada 2013. Surat tersebut dibuat sebagai langkah antisipatif jika kondisi kesehatan memaksanya untuk mundur dari posisi sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik.

Gambar Istimewa: detik.net.id

Dalam sebuah wawancara pada 2022, Paus Fransiskus mengungkapkan bahwa surat tersebut ditandatangani ketika Kardinal Tarcisio Bertone masih menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Vatikan. Kardinal Bertone sendiri merupakan salah satu figur penting yang tersisa dari era kepemimpinan Paus Benediktus XVI, tepatnya sekitar enam bulan setelah Fransiskus terpilih sebagai paus pada Maret 2013.

“Saya telah menandatangani surat pengunduran diri, saat Tarcisio Bertone menjadi Menteri Luar Negeri. Saya menandatanganinya dan mengatakan kepadanya: ‘Jika ada halangan karena alasan medis atau apa pun, ini pengunduran diri saya,'” kata Paus Fransiskus dalam wawancara tersebut.

Meski surat pengunduran diri tersebut sudah ada di tangan Kardinal Bertone, Paus Fransiskus sendiri mengaku tidak tahu kepada siapa surat tersebut mungkin akan diberikan jika kondisi terburuk terjadi. “Anda memilikinya. Saya tidak tahu kepada siapa Kardinal Bertone mungkin memberikannya, tetapi saya memberikannya kepadanya ketika ia menjadi menteri luar negeri,” tambahnya.

Kondisi Kesehatan Paus Fransiskus Masih Kritis

Kesehatan Paus Fransiskus memang menjadi sorotan. Pada Minggu (24/2/2025), Vatikan menyampaikan bahwa kondisi Paus masih berada dalam tahap kritis, meski tidak ada masalah pernapasan lebih lanjut. Pihak Vatikan juga mengungkapkan bahwa Paus telah menerima dua unit sel darah terkonsentrasi, yang memberikan efek positif dalam meningkatkan kadar hemoglobin.

Meskipun demikian, trombositopenia yang dialami Paus tetap stabil. Namun, muncul tanda-tanda awal gagal ginjal, yang kini tengah ditangani secara intensif oleh tim medis. Situasi ini memicu kekhawatiran di kalangan umat Katolik di seluruh dunia.

Rasa Terima Kasih Paus Fransiskus

Di tengah kondisi kesehatannya yang memprihatinkan, Paus Fransiskus tetap menunjukkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terus mendoakannya. Melalui unggahan di media sosial X, Paus mengungkapkan betapa terharunya menerima banyak pesan kasih sayang, terutama dari anak-anak.

“Saya baru-baru ini menerima banyak pesan kasih sayang, dan saya terutama tersentuh oleh surat-surat dan gambar-gambar dari anak-anak,” tulis Paus di X pada Minggu.

Terima kasih atas kedekatan Anda, dan atas doa-doa penghiburan yang saya terima dari seluruh dunia!” tambahnya.

Kesiapan Paus Fransiskus dalam menghadapi segala kemungkinan, termasuk dengan menyiapkan surat pengunduran diri sejak 2013, menunjukkan sikap bijaknya dalam memimpin Gereja Katolik. Dengan kondisi kesehatannya yang masih dalam pemantauan ketat, umat Katolik di seluruh dunia diharapkan terus memberikan dukungan dan doa untuk pemulihan Paus. Langkah antisipatif yang diambil Paus Fransiskus juga menjadi pelajaran tentang kepemimpinan yang penuh tanggung jawab dan kesiapan dalam menghadapi situasi terburuk.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Ikuti kami :

Tags

Related Post

Ads - Before Footer