Penetapan Permohonan Ahli Waris, Pemohon I II Dan III Balik Nama Sertifikat Pewaris Hajja Baji Dg Sangnging, Di Duga bohongi Hakim dan panitera

Takalar,Aliefmedia.id – innalillahi wainna ilahi rojium  almarhuma Hj. Baji Dg Sangnging binti Bakkara Dg Bombong istri dari Almarhum H Parawansya Dg Naja penetapan  pengadilan Agama Takalar  nomor: 39/Pdt.P/2024/PA.TkI pertanggal 21 maret 2024 dinilai sangat tidak sesuai dengan yang sebenarnya dimana  dari beberapa dari pihak keluarga yang tidak di kasi masuk sebagai ahli waris yang berhak.

Tujuan Para Pemohon balik nama sertifikat Hajja Baji Dg Sangnging untuk mendapatkan Harta warisan yang banyak sehingga dengan berani melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara menghilangkan nama Ahli waris yang berhak baik dari saudara Almarhuma H baji dg sangging maupun dari pihak keluarga Almarhum H Parawansya Dg Naja.

Diketahui Almarhum H Parawansya Dg Naja ( Suami Alm H Baji Dg Sangning ) mempunyai Enam (6) saudara yakni Hj Kanang, Alm Hj Rosmina Dg puji, Alm Bintoeng Dn Ngintang , Alm Makka Dg Nompo, dan Alm Kobo Dg Nginga .

Sedangkan Almarhumah H Baji Dg Sangnging Binti Bakkara Dg Bombong ( Istri H Parawansyah Dg Naja )  diketahui 5 (lima) Bersaudara Yakni B Dg Bunga , Alm Hasanuddin Dg Nanring, Bahtiar Dg Jarre dan Alm Kaharuddin Dg Naba .

Namun dalam keterangan saksi bernama M Rizal Bin M. Bosrah pada hasil penetapan pengadilan Agama takalar di dalam keteranganya di persidangan bahwa Almarhum yang bernama Hasanuddin Dg Nanring ( mantan sekretaris kelurahan Panrannuangku tahun 2018 ) pernah menikah dan memiliki anak namun saksi tidak tahu jumlah anaknya serta saksi tidak tahu keberadaannya istri dan anaknya sekarang, bahwa saksi tidak tahu kaharuddin Dg Naba pernah menikah .

Bahwa ada sebuah rumah yang beralamat di Pari’risi kelurahan kalabbirang kec Pattallassang kab Takalar Yang Hj Baji Dg Sangnging beli semasa hidupnya .

Begitu pula keterangan dari saksi Abd Haris bin Dg Ngago  dipersidangan  menyatakan saudara kandung almarhum Hj. Baji Dg Sangnging binti Bakkara Dg Bombong bernama Hasanuddin Dg Nanring  saksi tidak mengetahui semasa hidupnya pernah menikah, bahwa saksi tidak tahu Kaharuddin Dg Naba pernah menikah .

Namun pada kenyataannya, Kaharuddin Dg Naba memiliki istri sah bernama Indriwanti Sannang dan dikaruniai 2 orang anak masing-masing bernama Nur Fitri Ana Kahar dan Ari Nugraha Saputra Kahar.

Sedangkan Hasanuddin B Dg Nanring memiliki istri sah bernama jumatia M dan telah di karuniai Tiga (3) orang anak yakni hasmawati, S,kep, Hasriani, dan  Nurmalasanti.

Tentu putusan pengadilan Agama Takalar, terkesan sangat keliru dan kurang teliti dengan menetapkan  ahli waris almarhumah,  oleh pemohon I Hj. Muna Siang (Ibu kandung almarhum), B Dg Bunga (saudara kandung pemohon II), dan Bahtiar Dg Jarre  ( saudara kandung pemohon III) melalui kuasa hukumnya Basir, S. H., CPLC selaku advokad.

Dalam Pernikahannya almarhum Hj. Baji Dg Sangnging binti Bakkara Dg Bombong dengan suaminya Parawansyah Dg Naja semasa hidupnya pernah tinggal di dusun ballo 1 kelurahan Sombala Bella kurang lebih 45 tahun namun belum dikaruniai anak sampai keduanya meninggal dunia dan meninggalkan harta warisan  berupa rumah, motor, mobil,uang, perhiasan emas, dan  barang dagangan lainnya .

Namun saudara kandung almarhum Hj. Baji Dg Sangnging binti Bakkara Dg Bombong masing-masing yakni bernama B Dg Bunga (pemohon II), Hasanuddin Dg Nanring (Almarhum), Bahtiar Dg Jarre (pemohon II) dan Kaharuddin Dg Naba (almarhum) tidak serta merta menguasai sepenuhnya harta warisan dari kedua Almarhum oleh pemohon II dan pemohon III terlebih ibu kandung Hj. Baji selaku pemohon I .

Kepala kelurahan Kalabbirang H Amiruddin Mangka saat di konfirmasi terkait polemik warisan kedua almarhum Hj Baji Dg Sangnging dengan H Parawansya Dg Naja menyayangkan sikap Para pemohon yang mengajukan permohonan penetapan dan telah di putuskan di pengadilan Agama takalar tanpa melibatkan atau memasukkan semua para ahli waris yang berhak dari kedua belah pihak, yakni dari pihak almarhum H Parawansya Dg Naja sebagai Suami dan H Baji Dg Sangnging sebagai Istri dimana keduanya mempunyai saudara dan ahli waris.

Pihak yang terkait dalam hal ini pengadilan agama, Kapolres takalar untuk menindak tegas oknum Mafia yang memberikan keterangan palsu .

Laporan  ; Faisal muang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *