339 Orang Anggota PPS, Resmi Dilantik Dan Diambil Sumpahnya

Jeneponto,Aliefmedia.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jeneponto melantik 339 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Pilkada serentak tahun 2024 di ruang Pola Panrannuangta, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Minggu, (26/052024).

Ketua KPU Jeneponto Asming S mengata kan dalam sambutannya bahwa 339 anggota PPS yang baru dilantik dan diambil sumpah janji nya merupakan hasil kerja kerasnya dalam mengikuti tahapan seleksi dilaksanakan KPU Jeneponto.

“Tentunya saya selalu meyakini ke hadiran kita semua adalah keberkahan Allah SWT dari kerja kerasnya dalam mengikuti tahapan seleksi, karena segala sesuatunya dari Allah SWT dengan faktor lain yaitu garis tangan dan campur tangan kalian dalam mengikuti setiap tahapan seleksi yang tentunya sangat krusial,” kata Asming, S.

Asming menambahkan bahwa dalam penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, jumlah DPT di setiap TPS maksimal 600 wajib pilih.

“Pada Pemilu yang lalu undang-undang nomor 7 tahun 2017 mengatur maksimal jumlah pemilih dalam satu TPS sebanyak 300, namun dalam Pilkada serentak tahun 2024 ini, undang-undang nomor 10 tahun 2016 mengatur jumlah pemilih dalam satu TPS maksimal 600 wajib pilih,” ucap Asming.

Sementara itu, Pj Bupati Jeneponto Junaedi Bakri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa menjadi penyelenggara pemilihan merupakan tanggung jawab yang sangat berat.

Karena itu, ” saya atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Jeneponto menyampaikan selamat kepada semua anggota PPS  yang telah di lantik sebagai anggota PPS, semoga dapat melaksana kan tanggungjawab yang berat dalam menyelenggarakan pemilihan di tingkat Desa dan Kelurahan,” jelas kata Junaedi Bakri.

Menurutnya bahwa Pembentukan PPS ini merupakan bagian dari tahapan Pilkada , ” Alhamdulillah KPU Jeneponto telah bekerja dengan baik, melalui perekrutan anggota PPS yang akan bekerja di 113 Desa dan Kelurahan se Kabupaten Jeneponto,” bebernya.

Junaedi Bakri juga menuturkan bahwa setelah sukses melewati Pemilu Presiden, Wakil Presiden dan anggota Legislatif, Pemilihan Kepala Daerah menjadi tugas selanjutnya untuk mewujudkan pemilihan yang terlaksana dengan tertib dan lancar.

“Pilkada ini tentunya memiliki tingkat sensitivitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Pilpres dan Pileg, karena menjadi wadah pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto selaku pemimpin daerah yang akan menentukan hajat hidup orang banyak bagi warga Jeneponto,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Jeneponto, Dandim Jeneponto, Perwakilan dari Bawaslu Jeneponto, Komisioner KPU dan Perwakilan dari Kejari Jeneponto,serta undangan lainnya. (MUKADDAS BETA AMN )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *